Rabu, 26 Juni 2013

Harapan untuk DKI Jakarta

Sabtu, 22 Juni 2013 merupakan hari yang special untuk Ibukota Negara Indonesia ini. Karena di tanggal itu merupakan tanggal lahirnya kota Jakarta yang ke 486 tahun. Di usia yang sudah tak muda lagi ini Jakarta masih memiliki banyak sekali masalah yang harus kita benahi bersama-sama. Kita ketahui bersama, kota metropolitan ini sekarang memiliki banyak problema yang sampai saat ini masih belum bisa kita atasi seperti kemacetan, banjir, serta masalah kemiskinan dan masih banyak lagi.

Kemacetan adalah kejadian yang sehari-hari kita alami bersama. Hampir disemua jalan di Kota Jakarta ini pasti selalu mengalami kepadatan volume kendaraan terlebih lagi disaat jam-jam sibuk seperti pagi dan sore hari. Banyaknya volume kendaraan di Jakarta dan tidak tertibnya para pengguna jalan yang menyebabkan kemacetan ini sulit untuk menanggulanginya.

Banjir merupakan masalah lain dari Kota Jakarta ini. Hampir di seluruh bagian Kota ini mengalami banjir ketika hujan turun dengan curah yang deras dan lama. Ini terjadi karena kepadatan Kota Jakarta yang semakin lama semakin bertambah jumlah penduduknya setiap tahunnya. Kepadatan penduduk ini tentu mengakibatkan semakin menyempitnya lahan kosong yang ada di Jakarta. Seperti kita ketahui bersama, bahkan sungai-sungai yang berada di Jakarta mengalami penyempitan karena banyak warga yang mendirikan bangunan di bantaran sungai yang mengakibatkan menyempitnya aliran sungai. Dengan penyempitan sungai ini tentu mengakibatkan aliran air terganggu dan volume penampungan air hujan semakin menyempit.

Kemiskinan juga merupakan masalah lain dari Kota yang mayoritas berisikan masyarakat yang bersuku betawi. Mungkin kita tidak percaya di kota metropolitan nan megah ini dan banyak bangunan-bangunan mewah ini ternyata masih banyak warga yang dikategorikan miskin. Tentu sangat kontras dengan gambaran kota yang menjadi Ibukota Negara Indonesia ini. kemiskinan di Jakarta ini diakibatkan karena semakin bertambahnya penduduk yang tinggal di Jakarta dan tidak didukung dengan kapasitas lapangan pekerjaan yang masih kurang. Kepadatan penduduk ini yang membuat persaingan di dunia kerja ini semakin lama semakin sulit di Jakarta. Tidak hanya itu saja, banyak orang yang berdatangan dari luar Jakarta yang berniat untuk mencari pekerjaan disini tanpa dibekali skill atau kemampuan yang mereka punya, tentu ini menjadi masalah karena bisa mengakibatkan semakin padatnya kota ini.

Di umur kota yang sangat saya cintai ini sekarang saya berharap masalah-masalah yang ada di kota ini bisa sedikit demi sedikit kita atasi bersama untuk menjadi yang lebih baik lagi dan selalu melestarikan budaya-budaya Betawi yang sekarang semakin lama semakin terlupakan. Banyak orang bilang Jakarta itu kejam, keras, dan bahkan ada istilah Ibukota itu lebih kejam dari pada ibu tiri. Tapi bagi saya Jakarta ini kota yang sangat indah dan memiliki banyak cerita.

DIRGAHAYU KOTA KU, DIRGAHAYU KOTA KELAHIRANKU...
GUE ANAK JAKARTE, GUE SUKA JAKARTE...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar